Home » Uncategorized » Nih Mie Kuning Dari Pasar Kebonagung Bikin Kangen

Nih Mie Kuning Dari Pasar Kebonagung Bikin Kangen

Senin, Oktober 22nd 2018. | Uncategorized

Mie kuning dari pasar Kebonagung, Sendang agung Minggir Sleman.
Panganan sederhana ala jajanan pasar di luar sentra kota Yogyakarta.

Sebenarnya ini hanya kelanjutan dari sedikit dongeng wacana iwak wafer Kali Progo yang sudah aku tulis sebelumnya. Alih-alih membeli iwak banyu atau iwak wafer kali Progo di pasar Kebon Agung, aku juga mencoba membeli mie kuning atau bakmi kuning di pasar Kebonagung ini. Mungkin alasannya yaitu aku kok merasa kalau yang antri beli mie kuning ini kok tidak mengecewakan banyak. °° Kayaknya yummy nie..? °°

Cukup 5000 rupiah yang beli dan dibungkus untuk dibawa pulang, alasannya yaitu aku rasa ini sudah cukup banyak, dan nanti sanggup menciptakan aku cukup kenyang.

 Panganan sederhana ala jajanan pasar di luar sentra kota Yogyakarta Nih Mie Kuning Dari Pasar Kebonagung Bikin Kangen

Sampai di rumah, pribadi saatnya makan mie kuning.
Tak lupa, minum air putih dulu.
Seperti juga mie kuning yang biasa ditemui di pasar pasar tradisional wilayah Yogyakarta. Mie yang rada kenyal, di makan dengan sambal cabai tomat, sedikit seledri dan belahan wortel sebagai penambah rasa.
Sedikit-sedikit mie kuning masuk ke mulut, dan tau-tau dah habis masuk ke perut.
Entah alasannya yaitu mie kuning yang enak, sehingga terasa terbawa ke nostalgia kenangan lama. Atau mungkin alasannya yaitu serambi rumah memang kawasan favoritku kalau duduk malas menikmati suasana kalau pulang kampung.
Saya sendiri tidak begitu paham dengan kriteria yummy tidaknya suatu makanan. Karena tiap-tiap orang niscaya punya selera tersendiri.

Tapi melihat orang-orang yang tadi antri beli mie kuning, aku merasa bahwa mungkin masyarakat ( orang-orang) di desa Sendang Agung itu, niscaya suka makan mie kuning.
Dan ketika coba searching di Facebook aku menemukan sebuah video yang diunggah dari Pemdes Sendang Agung. Dalam video tersebut terdapat seorang ibu-ibu berjualan mie kuning.
Saya berfikir, mungkin saja mie kuning di pasar Kebon Agung sudah menjadi salah satu icon masakan favorit dari desa Sendang Agung. Sehingga mie kuning dimasukkan ke dalam cuplikan video tersebut.
Ah… Ga tau juga.. hanya warga Sendang Agung sendiri yang berhak jawab.

 Panganan sederhana ala jajanan pasar di luar sentra kota Yogyakarta Nih Mie Kuning Dari Pasar Kebonagung Bikin Kangen
(image by : fb @pemdes_sendangagung)

Menggali sedikit lebih dalam lagi di Facebook, aku menemukan postingan dan percakapan di grup Facebook, bahwa katanya bakmi kuning di pasar Kebon Agung ini bikin kangen. Apalagi bagi warga disini yang sudah merantau.

Apabila menceritakan suasana pasar Kebon Agung di Sendang Agung Minggir, tentu yaaa mungkin ibarat kebanyakan pasar – pasar tradisional lainnya yang ada di Yogyakarta.
Pasar Kebonagung memiliki hari pasaran pada Pon dan Kliwon. Yang tentu akan lebih ramai lagi kalau hari pasaran tersebut bertepatan dengan hari libur atau hari Minggu.

Meski pasar Kebonagung buka kawasan wisata masakan di Jogja, mungkin saja kalau Anda mampir ke pasar tradisional ini bertepatan dengan hari pasaran, sanggup aja Anda akan menemukan sesuatu yang lebih menarik lagi.
(Yuta Bella)

tags: