Home » Uncategorized » Nih Apa Itu Rekber Dalam Sistem Pembayaran

Nih Apa Itu Rekber Dalam Sistem Pembayaran

Rabu, November 8th 2017. | Uncategorized

Pasti diantara kalian masih galau dengan istilah Rekber, iya rekber. Khususnya hal ini sering didengar oleh para blogging yang ingin menjual beli suatu barang dengan cara rekber, biasanya barang-barang yang sering dijual diantaranya akun GA, situs blog, akun facebook usang dan akun gmail usang atau barang lainnya.

Dengan sistem rekber ini tentu keamanan akan tetap terjaga bila Anda pandai-pandai memutuskan suatu masalah, dan kata-kata rekber ini sanggup ditemui pada media umum yang paling banyak, alasannya sistem rekber ialah pembayaran dengan cara transfer melalui jaringan internet.

Kaprikornus istilah rekber itu apa? akronim dari rekber dan sistem pembayarannya juga menyerupai apa?, maka pertanyaan tersebut sangat cocok bagi Anda yang lagi membuka situs ini, alasannya akan kami kupas masalah tersebut.

Pasti diantara kalian masih galau dengan istilah  Nih Apa Itu Rekber dalam Sistem Pembayaran

Namun sebelumnya ada hal yang perlu kau ketahui juga, belum tentu semua pelapak yang melaksanakan rekber sanggup mendapatkan amanah 100%, alasannya masih banyak juga orang licik dalam dunia perdagangan digital ini walaupun sudah menggunakan jasa rekber, jadi kau harus pandai-pandai menentukan pelapak yang akurat dari testimoninya.

Istilah Rekber

Rekber merupakan jalan alternatif untuk melaksanakan transfer dana kepada pelapak tanpa menemuinya antara penjual dengan pembeli, bila pelapak dan konsumen sudah menyetujui barang yang akan dikirim dan dana yang akan ditransfer, maka pihak rekber akan berfungsi sebagai penengah biar tidak adanya kecurangan dalam perdagangan digital.

Kaprikornus pembeli mentransfer uang kepada pihak rekber dan bila uang sudah ditransfer maka si pelapak akan dikonfirmasikan oleh pihak rekbernya untuk mengirim barang yang dipesan, bila barang sudah hingga kepada pembeli maka uang gres sanggup masuk ke dalam rekening pelapak.

Kaprikornus akronim dari rekber ini ialah Rekening Bersama, dengan adanya rekening bersama maka dalam dunia jual beli digital akan lebih kondusif dibandingkan transfer dana begitu saja. Istilah dari rekber ini diambil dari Bank logo ATM Bersama, dan ada beberapa atm yang sanggup dilakukan rekber diantaranya kurang lebih atm :

  • BRI
  • BCA
  • BTN
  • Bank Mandiri
  • Bank Danamon
Untuk melaksanakan jasa rekber ini yang bersangkutan membayar tagihan biasanya pelapak, yaa namanya juga kita minta jasa ke mereka pastinya mereka juga minta uang tagihan, tetapi tidak terlalu besar kok.

Manfaat Rekber

Manfaat rekber akan lebih kondusif bila dari pada transfer begitu saja, alasannya dengan adanya jasa ini semua sistem pembayaran akan terkendalikan bila Anda tidak keluar dari sistem pembayaran rekber. Oh iya,

bila Anda sudah berbicara kepada pelapak dan ia mengajak metode pembayarannya diluar rekber, jangan mau!, kau harus tetap dalam pembayaran rekber biar kalau pelapak barang tidak jadi dikirim maka uang akan kembali lagi kedalam rekening kamu.


Bonus Sedikit :

Maksudnya bonus, disini kami akan mengulas artikel wacana dunia blogging mengenai rekber. Biasanya dalam dunia blogging jasa rekber ini yang paling populer ialah Mbah Tri Hariyanto, mbah tri ini ialah salah satu jasa rekber pertama kali dalam dunia blogging, dan website sebagai jasanya ialah https://p-store.net Bagi kalian yang ingin membeli akun GA, jasa pengisian akun GA, atau jasa-jasa lainnya disitus tersebut sangat lengkap, iya sangat lengkap sekali.
Dan tanggungan tagihan pembayaran kepada mbah tri bila transaksi sudah selesai, ia tidak terlalu memakan tagihan yang besar tidak menyerupai bank yang memakan tagihan cukup besar bila transaksi sudah selesai. Selain mbah tri hariyanto ada lagi yang paling populer yakni online shop, menyerupai bukalapak, tokopedia, lazada, jd.id dan online shop lainnya.
Masih galau juga wacana rekber? silahkan komentar aja gaeesss dikolom komentar bawah, jangan malu-malu bertanya, justru kami sangat bahagia sekali bila kalian bertanya kalau masih ada yang kurang paham wacana rekber.
tags: